Diet Rendah Lemak, Cara Terbaik Mengatasi Obesitas

Diet Rendah Lemak, Cara Terbaik Mengatasi Obesitas

Gaya hidup sangat memiliki peranan besar dalam menjaga kesehatan tubuh. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang kurang sehat seperti junk food dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit seperti obesitas. Berat badan berlebih merupakan suatu kondisi dimana terjadi penumpukan lemak di dalam tubuh yang sangat tinggi. Hal ini disebabkan karena banyaknya jumlah kalori yang dikonsumsi dan kurangnya aktivitas sehingga lemak jahat didalam tubuh menyebabkan kenaikan berat badan yang tak terkendali. Selain itu obesitas juga dapat menjadi sumber penyakit akibat kadar kolesterol yang tinggi. Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat melakukan diet rendah lemak untuk menekan kolesterol jahat pada tubuh.

Prinsip dari diet ini yaitu membatasi kadar lemak yang masuk ke dalam tubuh. Tujuannya yaitu untuk menyeimbangkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Agar diet rendah lemak mendapatkan hasil yang maksimal, Anda juga harus mengetahui hitungannya. Berdasarkan Kemenkes RI, syarat utama diet ini yaitu hanya mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak sebesar 30% dari kebutuhan kalori harian. Hindari makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti gorengan. Kemudian, konsumsi sayur sebanyak 25 gram pada saat sarapan, makan siang dan makan malam. Perlu diingat, diet ini juga bertujuan untuk membatasi jumlah kalori dalam tubuh. Untuk itu kendalikan pula konsumsi gula secara berlebih. Jika Anda memilih makanan cepat saji, perhatikan kadar lemak yang tertera dalam kemasan.

Makanan yang mengandung lemak jenuh yang cocok untuk diet rendah lemak antara lain kacang merah, almond, kacang polong, kacang hijau dan kacang tanah. Sedangkan untuk konsumsi daging, Anda dapat memilih daging ayam tanpa kulit atau daging sapi tanpa lemak. Perhatikan pula dalam mengolah makanan tersebut. Bagi Anda yang menderita obesitas, dianjurkan untuk memasak makanan dengan cara merebus. Kontaminasi antara makanan dan minyak goreng yang berlebih sangat tidak dianjurkan. Dalam menjalankan diet ini bukan berarti Anda tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak. Bagaimanapun juga, tubuh manusia tetap memerlukan lemak untuk mampu mengurainya menjadi energi.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *